Weekend
Kapan sih kata weekend itu pantas diucapkan
hari ini karena besok libur
atau hari sabtu karena minggu libur
Entahlah…
pokoknya besok, bisa bangun siang!
Kapan sih kata weekend itu pantas diucapkan
hari ini karena besok libur
atau hari sabtu karena minggu libur
Entahlah…
pokoknya besok, bisa bangun siang!
Ada yang bilang, blog tanpa gambar, seperti sayur tanpa garam.
Langsung saya berpikir, apa perlu saya pasang gambar saya yang ndak karuan? nggak papalah, yang penting kan masih berupa makhluk, meski kadang menyeramkan, kadang juga membuat saya mbegidik ngelihatnya!
hiks!…
Apa yang ada di otak para pahlawan Human Resource Department ketika mereka merumahkan seorang karyawan tanpa alasan yang jelas, huh!
“keluarkan dia!” perintah keras si boss, dan orang-orang Human resources kelimpungan mencari alasan yang tak masuk akal untuk mengerluarkan karyawan.
Dasar penjilat mandul kepanjangan tangan kapitalis!, “emangnya lu bisa apa sih!”.
*terinspirasi dari sini!*
Berawal dari lupa, semoga paman nyentrik tukang ngegombal itu sudi menimpali.
Saya pernah baca di salah satu postingan di blognya yang super kondang itu, tentang blog yang banyak menjadi ide untuk menulis, berangkat dari pertanyaan-pertanyaan sederhana.
Saya sudah berusaha mencari di blognya, tapi tidak ketemu juga
, ah… andai paman tukang ngegombal itu mau ngegombal lagi tentang blog-blog itu.
Sudikah Paman?
Saya blogger jawa, memangnya ada apa? ada masalah?
apa saya nggak boleh pake bahasa “lu” sama “gua”
* gimana sih yang bener “loe ” apa “gue” *
Kenapa ya kerjaan semakin hari semakin tidak ada habisnya, tambah hari tambah menumpuk, berbanding terbalik dengan bonus!
Apakah Hari Baik itu?
Bagi saya, hari baik itu kalo boss lagi nggak ada dikantor, dan hari paling sial itu hari minggu, lantaran pegadaian lagi tutup kantor
Memang bener-bener nyaman ya, punya blog sepi komen, jadi nggak susah-susah balas komen, hehehehe…
Saya sih nggak bisa membayangkan, ketika melihat blog dengan banyak komen, apa mereka nggak ada beban mental untuk menjawab komentar, atau paling tidak mengunjungi balik sebagai rasa persaudaraan.
Ya..ya..ya… meski mereka bisa saja mengatakan “nggak ada kewajiban untuk itu”.
Meski banyak yang bilang, banyaknya komentar menjadikan semangat buat ngeblog semakin menggebu. wah kayak BBM aja ya komentar itu. berarti cukup mahal juga harga sebuah komentar.
Agh.. sudahlah ini hanya catatan saya tentang kenyamanan ngeblog!
Jedag bertanya ke Jedug
Jedag : “Jangan kawin sekarang dah!”
Jedug : “lah knapa?”
Jedag : “Produk baru, packaging nya lebih bagus, expired nya lebih lama!”
Jedug : “Edyan….!!!”.